Padang Pariaman – Aksi pencurian perangkat pengaman dan pelemparan batu terhadap kendaraan di ruas Tol Padang–Sicincin bikin geger warga dan pengguna jalan. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, turun langsung ke lokasi bersama Kasat Lantas dan Kasat Intelkam, guna mengecek kondisi serta merespons cepat insiden yang membahayakan keselamatan pengendara.
Dalam peninjauannya, Faisol menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan hanya perbuatan kriminal biasa, tapi juga sangat berisiko memicu kecelakaan fatal di jalur bebas hambatan.
“Kejadian seperti ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa. Kami akan melakukan penyelidikan secara intensif dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat,” ujar AKBP Ahmad Faisol Amir, Minggu (21/9/2025).
Perangkat yang dicuri diketahui merupakan bagian penting dari sistem pengamanan jalan tol. Sementara aksi pelemparan batu oleh oknum tak bertanggung jawab terjadi di titik berbeda namun masih dalam satu jalur Tol Padang–Sicincin. Kedua peristiwa tersebut memicu kekhawatiran pengendara, terutama saat berkendara malam hari.
Polres Padang Pariaman saat ini tengah melakukan patroli rutin dan memasang pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan. Penyelidikan juga terus dilakukan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk segera mengungkap pelaku.
“Kami tidak akan tinggal diam. Ini menyangkut nyawa banyak orang. Jangan sampai ada korban dulu baru semua bergerak,” tegas Faisol.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat sekitar jalan tol untuk lebih peduli dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan. Fasilitas umum, kata Faisol, adalah tanggung jawab bersama.
“Jaga bareng-bareng. Laporkan ke kami kalau lihat yang mencurigakan di sekitar jalur tol. Ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal nyawa,” pungkasnya.
Situasi di sepanjang tol kini berada dalam pengawasan ketat. Polisi memastikan upaya pencegahan terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
































