Alex A. Putra Demo di Kabupaten Pati: Menguji Ruang Demokrasi di Tengah Kebijakan Nasional

baraNews

Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:36 WIB

50270 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, 15 Agustus 2025 – Demonstrasi yang berlangsung di Kabupaten Pati beberapa waktu terakhir bukan sekadar peristiwa lokal. Aktivitas itu mencerminkan denyut demokrasi Indonesia, sebagai suara rakyat yang menembus batas wilayah dan menyentuh inti politik nasional.

Alex A. Putra, praktisi hukum dan advokat yang aktif menangani advokasi hak-hak warga sipil, menegaskan bahwa demonstrasi yang tertib merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara. “Konstitusi melalui Pasal 28E UUD 1945 memberikan jaminan bahwa setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat di muka umum. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 juga mengatur mekanismenya. Demonstrasi yang tertib adalah sah, legal, dan dijamin hukum,” ujar Alex, Kamis (14/8/2025).

Menurut Alex, aparat keamanan memiliki mandat untuk melindungi jalannya aksi, bukan mematikannya. Namun dalam praktik politik, demonstrasi kerap dibaca bukan sekadar penyampaian aspirasi, tetapi juga sebagai sinyal politik yang dapat mempengaruhi atau menguatkan posisi pemerintah. Setiap langkah represif, kata dia, akan dicatat publik, diperbincangkan media, dan dinilai dampaknya terhadap kepercayaan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabupaten Pati, kata Alex, menjadi potret kecil Indonesia. Jika suara rakyat di daerah dibiarkan tersumbat, riak kecil bisa berubah menjadi gelombang besar di panggung nasional. Sebaliknya, apabila pemerintah membuka ruang dialog dan merespons aspirasi dengan bijak, ketegangan mereda, kepercayaan tumbuh, dan legitimasi politik menguat.

“Demokrasi bukan tentang membungkam perbedaan, tetapi mengelola perbedaan dengan akal sehat dan hati terbuka. Inilah momen bagi negara untuk membuktikan bahwa hukum dan politik bisa berjalan seiring demi kepentingan rakyat,” ujarnya.

Alex juga menyoroti kemungkinan korelasi antara gerakan rakyat di Pati dengan kebijakan Presiden Joko Widodo. “Adakah hubungan langsung antara gerakan rakyat di Pati dengan kebijakan Jokowi? Masa yang akan menjawabnya,” katanya.

Demonstrasi di Pati menjadi pengingat penting bahwa demokrasi memerlukan ruang dialog, transparansi, dan perlindungan hak-hak warga sipil. Partisipasi masyarakat, jika diakomodasi secara baik, akan memperkuat fondasi politik nasional sekaligus legitimasi pemerintah di mata rakyat. (*)

Berita Terkait

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia
PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Temuan Gas “Whip Pink”, Tegaskan Vape Pintu Masuk Narkoba
Smartrie Group Hadiri Forum Saudi–Indonesia Umrah Exchange 2026, Dorong Kepastian Regulasi dan Peningkatan Layanan Jamaah
Oragnisasi Kepemudaan Apresiasi Penganugerahan Bintang Jasa Utama Kepada Kepala BGN Dadan Hindayana
Kodaeral V Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya Tahun 2026
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:05 WIB

Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB