Meiss Ej Jebbel, Lebanon Selatan, 17 Juni 2025 — Kontingen Polisi Militer TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas SEMPU (Military Police Unit) XXV-Q kembali menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kesiapsiagaan dan sinergi antar satuan di bawah misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Kali ini, SEMPU ambil bagian dalam latihan gabungan bertajuk “East Angel II” yang dilaksanakan di UNP 8-30, wilayah operasi Sector East.
Latihan gabungan ini dipimpin langsung oleh Lettu Pom Rafi Galih, selaku Komandan Tim SEMPU, dan didampingi oleh para Komandan Tim lainnya. Dalam pelaksanaannya, SEMPU bekerja sama dengan berbagai satuan dari negara lain yang bertugas di sektor yang sama, guna memperkuat koordinasi dan respons bersama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman ataupun kondisi darurat.
Tujuan utama dari latihan “East Angel II” adalah untuk meningkatkan kesiapan personel UNIFIL, khususnya dalam merespon situasi kontinjensi seperti kecelakaan lalu lintas (Road Traffic Accident) atau insiden darurat lainnya di wilayah penugasan. Bagi SEMPU, latihan ini menjadi sarana penting untuk memelihara dan mengasah kemampuan investigasi lapangan, menjaga profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, serta memperkuat soliditas antar satuan multinasional yang tergabung di Sector East.
Selain aspek teknis dan taktis, kegiatan ini juga membawa nilai strategis dalam mempererat hubungan antar prajurit dari berbagai negara. Integrasi dan kerja sama yang dibangun dalam latihan diharapkan menjadi pondasi kuat untuk sinergi jangka panjang, tidak hanya dalam misi UNIFIL, tetapi juga dalam konteks diplomasi militer dan perdamaian dunia.
Semangat latihan ini sejalan dengan semangat perdamaian yang diusung oleh PBB. Dalam semangat itu, slogan “Peace is more than a noble vision, it is a rallying cry. It is a call to action,” menjadi penegasan bahwa perdamaian bukan sekadar cita-cita mulia, namun merupakan panggilan untuk bertindak dan berkontribusi nyata.
Dengan keikutsertaan aktif dalam latihan seperti ini, prajurit SEMPU XXV-Q menunjukkan dedikasi tinggi dan profesionalisme sebagai duta bangsa dalam misi perdamaian dunia. Mereka tak hanya mengibarkan bendera Merah Putih di kancah internasional, tetapi juga membawa nama baik Indonesia di antara negara-negara sahabat.
GARUDA!!!































