Serangan Terorganisir: Upaya Penghancuran Reputasi Prof. Dasco

baraNews

Senin, 7 April 2025 - 13:51 WIB

50592 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Fahri Lubis, aktivis lintas sektoral

Jakarta, 7 April 2025 – Meningkatnya penggunaan media sosial telah memicu peningkatan kasus pembunuhan karakter melalui serangan terorganisir yang dilakukan oleh buzzer. Fahri Lubis, aktivis senior lintas sektoral, menyoroti bahaya fenomena ini, khususnya setelah Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menjadi target kampanye hitam di dunia maya.

Pelaku, yang kerap bersembunyi di balik anonimitas akun media sosial, menyebarkan narasi negatif dan provokatif untuk merusak reputasi Prof. Dasco Ahmad. Serangan serupa juga telah menyasar sejumlah tokoh publik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pengamat menilai serangan buzzer ini sebagai upaya sistematis untuk menjatuhkan reputasi individu yang dianggap sebagai lawan politik atau memiliki pandangan berbeda. Mereka memanfaatkan algoritma media sosial untuk memperluas jangkauan pesan negatif tersebut.

Fahri Lubis menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat untuk menyaring informasi di media sosial. Ia mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu kebenarannya. Verifikasi informasi dari berbagai sumber terpercaya sangat penting sebelum menyebarkannya lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan perlunya upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan platform media sosial untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab. Rekam jejak Prof. Dasco Ahmad, termasuk dukungannya terhadap penegakan hukum, seperti terlihat pada dukungannya terhadap seorang pakar hukum pasca Pilpres 2019, perlu dipertimbangkan dalam konteks penilaian atas kebenaran narasi negatif yang beredar.

Reporter: Jalal dan Tim

Berita Terkait

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 23:34 WIB

Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 07:16 WIB

Wujud Sinergitas, Personel Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Selasa, 22 September 2026 - 07:13 WIB

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis

Selasa, 22 September 2026 - 07:11 WIB

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:50 WIB

Genjot Pembangunan Jembatan Garuda, TNI dan Warga Herlang Bulukumba Kompak Gotong Royong

Senin, 21 September 2026 - 03:47 WIB

Sinergi TNI-Rakyat, Koramil 1411-03/Kajang dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda

Sabtu, 19 September 2026 - 08:11 WIB

Tingkatkan Akses Antardesa, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Rabu, 16 September 2026 - 04:24 WIB

Wujud Sinergitas, TNI dan Warga Gotong Royong Rampungkan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bulukumpa

Berita Terbaru