Diduga, Kades Ngadirejo, Peras Warganya 10 juta, Guna Penyelesaian Kasus Narkoba

ISKANDAR ZULKARNAIN

Kamis, 20 Maret 2025 - 14:32 WIB

50399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk – Dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Kepala Desa Wasis, Kepala Desa Ngadirejo, Kecamatan Tanjunganom, yang terbukti melakukan pemerasan terhadap warga desa Ngadirejo guna proses penyelesaian kasus di Kepolisian.

 

Tiga warga kecamatan tanjunganom di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur diduga menjadi korban pemerasan kades. Mereka mengaku diminta menyetorkan uang senilai Rp30 juta untuk tiga orang yang semula dituduh terlibat narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mereka adalah, Renggo, Nanda, dan Faisal, warga Dusun/Desa Ngadirejo, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.

 

Dari keterangan Ossy Martadewanti (35), kakak kandung Renggo menyampaikan, uang itu disebut sebagai jaminan agar mereka tak diseret dalam kasus keterlibatan narkoba.

 

Pengakuan Ossy, “Awalnya saya ditelfon itu setengah tiga pagi. Kemudian saya dari Surabaya menuju ke Polsek Warujayeng. Setengah enam pagi, saya tiba disana dan saya lihat kondisi adik saya itu ya baik-baik saja ya saya juga biasa-biasa saja. Selanjutnya saya mendapatkan informasi jika adik saya dan enam orang lainnya akan menjalani test urine di RS Bhayangkara,” ungkapnya pada wartawan, Kamis (20/3/2025) dirumahnya.

 

Saat di Polres itu, Ossy bertemu dengan Kepala Desa Ngadirejo bernama Siswoyo. Dalam pertemuan itulah, Kades Siswoyo mengaku mendapatkan pesan dari polisi untuk menanyakan terkait kemampuanya untuk membayar sejumlah uang.

 

Dugaan pemerasan setelah kakak korban mengaku harus mengeluarkan uang tersebut agar anaknya bisa bebas dari kepolisian.

 

Namun disisi lain, Wasis kades ngadirejo ketika dihubungi wartawan, mengatakan kalau berita tersebut tidak benar, ” Mas berita yang sudah beredar itu tidak benar, bisa ditanyakan ke polisi,” katanya pada wartawan.

 

Namun pengakuan ossy, kemudian menyatakan jika hanya mampu membayar Rp5 juta. Pengakuannya, tawaran itu dinilai terlalu kecil sehingga di tolak polisi.

 

“Pak lurah saya bilang, kalau kemampuan mbaknya berapa, ya kemampuan saya cuma 5 juta polisinya nggak mau kalau 5 juta gitu, lah terus mintanya berapa coba nanti saya koordinasi dulu. Kemudian pak lurah masuk ke ruangan Bareskrim nggak tau dia ngomong apa sama polisinya yang ada di dalam saya juga kurang tahu. Terus titik terakhir katanya polisi nya minta Rp10 juta per satu anak, Renggo Rp10 juta, Faisal Rp10 juta, Nanda Rp10 juta,” ungkap Ossy kakak renggo.

 

Paska permintaan itu dituruti, Ossy diminta segera menyerahkan uang itu dengan deadline 1 jam dari mereka berdiskusi.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan lebih lanjut, pihak keluarga kakak korban berharap ada tindak lanjut dari aparat terkait untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum polres satreskoba dalam kasus ini.(Isk)

Berita Terkait

Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang
Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras
Kematian Sutrimo Masih Misterius, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas
Eks Menteri Agama Yaqut Qoumas Didakwa Korupsi Rp622 Miliar dari Kuota Haji Tambahan
Ekshumasi Sutrimo di Banyumas Rampung, Upaya Bongkar Tabir Kematian yang Sarat Tanda Tanya
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Kejar Fakta Pembunuhan di Tengah Skandal Korupsi
ICMA Australia Gelar Annual General Meeting (AGM), Prof. Ana Sopanah Terpilih sebagai President ICMA Indonesia Periode 2026–2029
Dokter Tifa Hentikan Penelitian Polemik Ijazah Jokowi, Pilih Kembali Fokus ke Dunia Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Gagalkan Peredaran Senjata Ilegal, Sweeping Gabungan Satgas Yonarmed 13/Nanggala dan Bea Cukai Nanga Badau Amankan 1 Pucuk Senjata Rakitan beserta 4 Butir Munisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Semarak HUT Kemerdekaan Ke-81 RI, Polres Toraja Utara Gelar Olahraga dan Lomba Tradisional Bersama Bhayangkari dan Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Semarak HUT RI ke-81, PAUD AL -Amanat Ujung Bulu Jalan Santai ke Lapangan Pemuda Bulukumba.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:10 WIB

TNI dan Warga Bahu-Membahu Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bulukumpa

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:04 WIB

TNI dan Warga Bersatu Rakit Besi Jembatan Beton Perintis Garuda di Herlang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:56 WIB

*Semarak HUT RI ke-81, Anak TK Negeri Pembina Ujung Bulu Jalan Santai ke Kodim 1411 Bulukumba*

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Anak TK AL -Amanat Ujung Bulu Jalan Santai ke Lapangan Pemuda Bulukumba.

Berita Terbaru

NASIONAL

Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:13 WIB