Lapas Pamekasan Gelar Skrining Massal TBC bagi Warga Binaan

REDAKSI SULUT

Selasa, 30 September 2025 - 12:31 WIB

50325 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan | baranews.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan menggelar kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC) tahun 2025, Selasa (30/9), di Aula Blok A. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Kesehatan yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia sejak 15 September hingga 30 Oktober 2025.

Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan deteksi dini penyakit menular di lingkungan lapas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebanyak 795 warga binaan telah menjalani skrining. Dari hasil sementara, enam orang dinyatakan positif dan saat ini ditempatkan di ruang isolasi untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Syukron.

Skrining dilakukan melalui pemeriksaan gejala, Chest X-Ray, dan tes TCM. Kegiatan ini melibatkan 11 petugas lapas serta dua tenaga kesehatan dari Puskesmas Teja, Pamekasan.

Petugas medis lapas, dr. Kristianto, menekankan pentingnya langkah pencegahan tersebut.

“TBC sangat mudah menular di lingkungan hunian padat seperti lapas. Dengan skrining rutin, kita bisa segera mendeteksi sekaligus memberikan pengobatan, sehingga rantai penularan dapat ditekan,” jelasnya.

Salah satu warga binaan, SF (45), yang mengikuti pemeriksaan, mengaku merasa lega.

“Awalnya saya khawatir, tapi setelah diskrining jadi lebih tenang. Harapannya, kalau ada yang sakit bisa segera ditangani,” ucap SF. Red

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru