RHDP Indonesia dan Mahasiswa Global Menyalurkan Bantuan dan Solidaritas di Aksi DPR RI

baraNews

Minggu, 7 September 2025 - 18:00 WIB

50318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 6 September 2025 – Rover Hub Development Programme (RHDP) Indonesia kembali hadir mendukung rakyat dalam aksi demonstrasi di Gedung DPR RI dengan menurunkan food truck, menyalurkan bantuan medis, air isotonik, serta dukungan relawan.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari komitmen RHDP terhadap perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia. Bekerja sama dengan PERMIAS Chicago (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat), Amerika Bergerak, serta mahasiswa Indonesia di Australia – antara lain Aqsa Suryana, International and Comparative Literary Studies di University of Sydney, Cathleen Japadermawan, BSc Medical Science of University of New South Wales, dan Zeeva Syahputri mahasiswi Monash University – RHDP Indonesia berhasil menghadirkan
food truck dan menyalurkan bantuan secara langsung kepada para demonstran dan relawan medis di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain makanan gratis, relawan RHDP juga menyerahkan bantuan medis kepada tim medis dan ambulans yang bertugas, serta menyediakan air isotonik bagi peserta aksi. RHDP juga berkoordinasi dengan tim keamanan
sewaan untuk memastikan pergerakan tetap aman dan tertib, mencerminkan komitmen pada solidaritas yang terorganisir dan bertanggung jawab.

Aksi ini dijalankan bersama relawan RHDP Indonesia dan para ambassador RHDP, yaitu:
● Silma Kim – Project Manager dan Creative Director RHDP Indonesia, Miss Grand Tourism Jakarta
2022, anggota Association of Media & Communication Research, serta alumni Public Relations (Ilmu
Komunikasi), President University.

Silma menegaskan bahwa kami berdiri di sini bersama rakyat – bukan hanya sebagai seniman atau penggerak budaya, tetapi
sebagai bagian dari masyarakat. HipHop bukan sekadar panggung atau lirik, tetapi sebuah gerakan nyata.

Melalui RHDP, kami turun langsung untuk melakukan aksi bersama rakyat.”
● Karina Dwipayana – Penulis lulusan Lancaster University dengan karya yang telah terbit di The Jakarta
Post dan Library Cats Publishing House (UK), sekaligus seorang Caption Model. Ia menyoroti pentingnya menghormati korban ketidakadilan serta memperhatikan kesehatan mental masyarakat.
● Amabelle Sophie – Mahasiswi Internasional di Taylor’s University, jurusan Hubungan Internasional,
dengan pengalaman di organisasi kebijakan luar negeri. Ia menyuarakan sikap tegas melawan korupsi
dan penindasan.
● Peace Jemima – Model dan mahasiswi di Universitas Sampoerna, menyerukan solidaritas dan aksi kolektif mendukung rakyat yang menuntut keadilan.

RHDP Indonesia menekankan bahwa aksi protes ini bukanlah warga melawan warga, melainkan perjuangan
bersama melawan korupsi sistemik dan kegagalan politik di tingkat DPR. Setiap warga Indonesia merasakan
dampak korupsi, dan gerakan ini menjadi pengingat untuk tidak teralihkan, melainkan tetap fokus pada isu
utama: akuntabilitas dan reformasi di DPR.

Demonstrasi kali ini berlandaskan pada gerakan tuntutan 17+8 dengan tenggat waktu 5 September. Meski DPR telah memberikan respons resmi, kekecewaan publik tetap tinggi dan mendorong rakyat kembali turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya. RHDP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung rakyat hingga mereka mendapatkan keadilan dan akuntabilitas yang layak.

Di tingkat internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyerukan agar semua pihak menahan diri, mengedepankan dialog, dan menghormati hak asasi manusia. Sebagai gerakan yang berakar pada budaya HipHop, SDGs, dan prinsip-prinsip PBB, RHDP Indonesia berdiri sejalan dengan seruan tersebut – menekankan bahwa perubahan harus diwujudkan melalui aksi damai, penghormatan hak asasi manusia, dan dialog yang membangun.

RHDP Indonesia percaya bahwa melalui persatuan, budaya, dan kehendak kolektif rakyat, Indonesia dapat mengatasi korupsi sistemik dan bergerak menuju masa depan yang berlandaskan keadilan, perdamaian, dan martabat bagi semua.

Berita Terkait

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues
PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh
Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!
UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum
Mahasiswa NTB Geruduk Kementerian ESDM, Desak Pemerintah Bongkar Stagnasi IPR
Dunia Industri Datang ke Sekolah: Siswa SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta Jadi Incaran BUMN
Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT
Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:47 WIB

59 Kantong Darah Terkumpul dalam Bakti Kesehatan Polres Bulukumba Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:31 WIB

BANTUAN UNTUK RAKYAT, TAPI KENAPA MASIH MENUAI TANYA?

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:05 WIB

Khoirul Fahmi Perkuat Sinergi Perbaikan Jalan Mahato–Simpang Menggala Demi Mobilitas Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:50 WIB

Babinsa Jojjolo Gelar Komsos, Bahas Dampak Ekonomi Jembatan Gantung Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:53 WIB

Kapolres Bulukumba Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Taccorong.

Senin, 22 Juni 2026 - 17:31 WIB

Polsek Gantarang Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Bukit Tinggi, 3 Motor dan 2 Ayam Diamankan.

Senin, 22 Juni 2026 - 17:25 WIB

CAMAT KINDANG, PEMDES, BPD & POLSEK KINDANG TINJAU JEMBATAN DARURAT DI GARUNTUNGAN

Senin, 22 Juni 2026 - 08:21 WIB

Polres Bulukumba Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup, Tiga Tim Juara Siap Berlaga di Tingkat Polda

Berita Terbaru

Oplus_131072

REGIONAL

BANTUAN UNTUK RAKYAT, TAPI KENAPA MASIH MENUAI TANYA?

Kamis, 25 Jun 2026 - 04:31 WIB