“Ketika Prajurit Pulang: 28 Tahun Mengabdi, Kapten Danial Kembali Menjaga Tanah Kelahiran”

MUHAMMAD BASRI

Jumat, 3 April 2026 - 08:11 WIB

50340 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BARA NEWS-BULUKUMBA
— Aroma kopi yang mengepul pelan di sudut Cafe Lakuna, Jalan Samratulangi, sore itu terasa berbeda. Bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan ruang kecil yang mempertemukan cerita panjang, pengabdian, dan kerinduan seorang prajurit terhadap tanah kelahirannya.

Di antara cangkir-cangkir kopi dan obrolan santai, duduk sosok Kapten ARH Muhammad Danial Rustam—Pasi Intel Kodim 1411 Bulukumba—yang baru saja kembali ke Bulukumba setelah hampir tiga dekade mengabdi di berbagai penjuru negeri.

Wajahnya tenang, tutur katanya terukur. Namun di balik itu, tersimpan perjalanan panjang selama 28 tahun yang tidak ringan. Penugasan demi penugasan telah ia lalui, jauh dari kampung halaman yang kini kembali ia pijak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Selama 28 tahun saya banyak bertugas di luar daerah. Alhamdulillah, sekarang saya bisa kembali mengabdi di kampung halaman sendiri,” ucapnya lirih, penuh rasa syukur.

 

Kembali bagi sebagian orang adalah hal biasa. Namun bagi Danial, ini adalah titik pulang yang sarat makna—antara kebanggaan, tanggung jawab, dan panggilan hati sebagai putra daerah.

Ia memahami betul bahwa menjaga Bulukumba bukan sekadar tugas formal. Ada kedekatan emosional yang tidak dimiliki semua orang. Ada rasa memiliki yang menuntut lebih dari sekadar menjalankan kewajiban.

Dalam forum coffee morning yang ia gagas bersama jajaran intel, media, dan LSM, Danial menunjukkan pendekatan yang berbeda—lebih humanis, lebih terbuka, dan penuh dialog.

> “Kami ingin komunikasi seperti ini terus berjalan. Harapan kami, kegiatan coffee morning bisa dilakukan setiap bulan, agar hubungan antara aparat, media, dan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

 

Bagi Danial, keamanan tidak hanya dibangun dari kekuatan struktural, tetapi juga dari kepercayaan. Dan kepercayaan lahir dari komunikasi yang jujur dan terbuka.

Di tengah derasnya arus informasi, ia melihat media dan LSM bukan sebagai pihak luar, melainkan mitra penting dalam menjaga keseimbangan. Kolaborasi menjadi kunci untuk meredam potensi konflik dan menjaga stabilitas wilayah.

Suasana sore itu pun menjadi saksi—bahwa percakapan sederhana bisa melahirkan gagasan besar. Bahwa secangkir kopi mampu mencairkan sekat yang selama ini terasa kaku.

Pengalaman panjang di luar daerah kini ia bawa pulang, bukan sebagai beban, melainkan sebagai bekal untuk membangun kampung halaman dengan cara yang lebih bijak.

> “Persoalan besar seringkali bisa diselesaikan dengan komunikasi sederhana. Yang penting kita duduk bersama dan saling memahami,” ujarnya.

 

Kini, di tanah yang membesarkannya, Kapten ARH Muhammad Danial Rustam tidak hanya kembali sebagai seorang aparat. Ia hadir sebagai jembatan—antara negara dan masyarakat, antara tugas dan pengabdian, antara pengalaman dan harapan.

Dan dari sebuah meja kopi sederhana di sudut kota, ia memulai kembali pengabdiannya—bukan dengan suara keras, tetapi dengan langkah tenang yang penuh makna.

Sebab sejatinya, pulang bukan hanya tentang kembali.
Tetapi tentang bagaimana memberi arti bagi tanah yang tak pernah benar-benar kita tinggalkan.

 

Pewarta. Basri

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 17:35 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru