Legislator PDIP Minta Pemerintah Sejahterakan Guru Madrasah

baraNews

Senin, 2 Februari 2026 - 00:43 WIB

50227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Abdul Aziz Saefudin, mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru-guru madrasah dan tenaga pendidik di bawah naungan Kementerian Agama. Menurutnya, peran guru madrasah sangat strategis dalam membentuk generasi bangsa yang berkarakter dan berakhlak mulia, namun kesejahteraan yang diterima masih jauh dari ideal.

Abdul Aziz yang merupakan anggota Komisi VIII DPR RI menyampaikan pandangan tersebut dalam rapat bersama mitra kerja kementerian dan lembaga terkait. Ia menyoroti pentingnya upaya konkret dari pemerintah agar guru-guru madrasah dapat merasakan perlakuan yang adil dan mendapatkan hak yang layak sebagaimana guru di institusi pendidikan lainnya. Tidak hanya itu, ia juga menekankan perlunya perhatian terhadap fasilitas pendidikan dan keagamaan termasuk kondisi rumah-rumah ibadah yang rusak dan membutuhkan perbaikan segera.

Komitmen legislator yang akrab disapa Kang Aziz ini mendapatkan dukungan dari kalangan pemuda, salah satunya dari Alwi Hansen Siregar, kader PDIP asal Jawa Barat. Alwi menilai kepedulian Kang Aziz terhadap kesejahteraan guru madrasah menunjukkan sikap konsisten terhadap isu-isu kemasyarakatan dan keagamaan. Ia mengapresiasi sikap Kang Aziz yang terus bersuara di parlemen agar para guru madrasah tidak luput dari perhatian negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kang Aziz ini kan berada di Komisi VIII, kita lihat juga Kang Aziz sangat berharap agar pemerintah lebih memperhatikan guru-guru madrasah. Bukan hanya itu, beliau juga sangat aktif bersuara tentang rumah-rumah ibadah yang rusak agar dibangun kembali dengan cepat,” ujar Alwi.

Dalam rapat Komisi VIII yang digelar baru-baru ini, disepakati pembentukan Panitia Kerja (Panja) untuk menangani persoalan-persoalan yang menyangkut kesejahteraan tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama. Diharapkan, kehadiran Panja ini menjadi langkah konkret dalam merumuskan solusi, termasuk skema peningkatan kesejahteraan guru madrasah, yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala baik dari sisi anggaran maupun kebijakan antar-kementerian.

Langkah ini dinilai penting mengingat peran madrasah bukan hanya sebagai institusi pendidikan, melainkan juga sebagai penjaga moral dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Dengan memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru madrasah, maka pemerintah dianggap tidak hanya memperkuat sistem pendidikan nasional, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap keadilan sosial bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya mereka yang mengabdi di jalur pendidikan keagamaan. (*)

Berita Terkait

SWI Jabar Perluas Jaringan Komunikasi, Perkuat Hubungan Kelembagaan dengan Kesbangpol
Dari Penolakan hingga Dugaan Pelanggaran, Proyek Tower Batununggal Kian Mengundang Tanda Tanya
Bayani Residence Disorot: Dugaan Langgar RDTR Bojongsoang dan Transaksi Pakai Rekening Pribadi
Diduga Gunakan Jalan Inspeksi Tanpa Izin, BBWS Jabar Ancam Tutup Akses Bima Land City 3 di Bojongsoang
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi
Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 19:04 WIB

Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terbaru