TNI-Polri Evakuasi 6 Personel Kopassus Terkepung di Yalimo, 3 Luka Parah

baraNews

Kamis, 18 September 2025 - 08:41 WIB

50248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yalimo – Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi enam personel Satgas Maleo Kopassus yang terkepung di belakang Pos Satgas Maleo, Kampung Pirip, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Selasa (16/9/2025) sore. Namun, tiga di antaranya mengalami luka berat.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani, mengatakan evakuasi dimulai pukul 17.26 WIT dengan pengerahan tiga kendaraan roda enam dan tiga kendaraan roda empat. Tim gabungan sempat mendapat serangan massa dari berbagai arah, tetapi berhasil dipukul mundur.

“Pada pukul 18.16 WIT, enam personel berhasil diselamatkan dan dibawa ke Mapolres Yalimo. Tiga anggota yang mengalami luka parah yaitu Sertu Nando Manurung, Sertu Kantum, dan Letda Inf Supardi,” kata Faizal, Kamis (18/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiganya saat ini dirawat intensif di RS Er Dabi, Yalimo.

Faizal mengungkap kerusuhan bermula dari penyerangan massa terkait dugaan kasus rasisme yang melibatkan siswa SMA Negeri 1 Elelim. Bentrokan kemudian meluas hingga menyebabkan sekitar 500 warga mengungsi ke Mapolres Yalimo.

“Puluhan bangunan terbakar, di antaranya ruko, kos-kosan, rumah dinas Pemkab Yalimo, kantor dinas, serta fasilitas TNI-Polri. Belasan kendaraan juga hangus,” jelasnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyebut sejumlah aparat turut jadi korban. Briptu Fitrah H Naing terkena lemparan batu di wajah, Briptu Muh Aksa Almuthadin terkena panah di kepala, dan seorang prajurit TNI bernama Charles terluka di bagian belakang kepala.

Korban sipil juga jatuh. Seorang warga bernama Nasir Daeng Mappa (44) dan anaknya, Arsya Dafa (9), diduga tewas terbakar di dalam mobil. Anak lainnya, Atifa (10), mengalami luka sayatan di leher, sementara seorang pelajar Papua, Sadrak Yohame, meninggal akibat luka tembak.

Hingga Selasa (16/9/2025) malam, aparat masih berjaga di sekitar Pospol Elelim dan Mapolres Yalimo. Suasana kota dilaporkan mencekam, listrik padam, dan api masih membakar sejumlah titik.

“Evakuasi terhadap warga pendatang yang masih bersembunyi di rumah maupun ruko belum dapat dilakukan,” ujar Adarma.

Berita Terkait

Kesehatan Pos TNI Satgas Yonif 521/DY Buka Layanan Kesehatan Gratis di Distrik Bolakme
Berbagi Senyum Satgas Yonif 521/DY di Pos TNI
Kebersamaan Dalam Duka Satgas 521/DY Turut Bela Sungkawa di Distrik Kobakma
Cahaya Iman Satgas Yonif 521/DY Bagikan Alkitab untuk Warga Distrik Apalapsili
Tasyakuran Naik Pangkat Satgas Yonif 521 Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat
Pekerja Proyek di Yahukimo Jadi Korban Percobaan Pembunuhan, Diserang 15 OTK
Tukang Ojek di Puncak Jaya Tewas Ditembak OTK, Polisi Duga KKB Terlibat
Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 521/DY Gelar Gotong Royong Bersama Warga Distrik Eragayam

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Respons Hercules soal Kericuhan Pascademo DPR dan Komunikasi dengan Habib Bahar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Video Lama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kembali Viral di Tengah Sorotan Terhadap GRIB Jaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Dorong Kepengurusan yang Efektif demi Pelayanan Organisasi yang Lebih Optimal

Berita Terbaru