Kami Mengaresiasi Terbentuknya Kopdes Merah Putih Sudah Mencapai 70 Ribu di Seluruh Indonesia

baraNews

Sabtu, 31 Mei 2025 - 07:59 WIB

50380 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Cepatnya dinamika pembentukan kopdes melalui musdesus, bukti bahwa rakyat khususnya di pedesaan merespons positif kebijakan Presiden Prabowo yang terus di kawal dan dieksekusi dengan konsisten melalui Menkop Budi Arie Setiadi dengan berbagai lintas kementrian, lembaga dan juga bekerja sama dengan para pemimpin pemerintah daerah. Dengan adanya pembentukan Kopdes merah putih ini di harapkan agar ada perputaran uang di daerah, pembukaan lapangan pekerjaan dan menyediakan berbagai barang kebutuhan pokok serta alat kesehatan kesehatan dengan harga yang lebih terjangkau oleh rakyat. Program ini di harapkan mampu mengubah paradigma pembangunan menjadi lebih berkeadilan, selain itu juga pembangunan puluhan ribu koperasi desa ini bisa mengatasi masalah kemiskinan di pedesaan.

Melihat kenyataan akan cepatnya kerja dari Kemenkop ini melalui siaran persnya di Jakarta, kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi mengapresiasi semangat pemerintah untuk mengembalikan ruh koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. kami optimis bahwa program ini akan terwujud dengan baik dan sesuai harapan presiden Prabowo, kami mengamati rakyat di berbagai daerah sangat mendukung pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih karena diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, serta dapat memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung ekonomi lokal. Kami juga meyakini bahwa pembangunan Kopdes merah putih ini dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan ketahanan ekonomi di tingkat desa/kelurahan.
Kami memberikan apresiasi kepada Menkop Budi Arie yang telah berupaya secara maksimal dalam membangun program Kopdes merah putih yang kini telah mencapai angka 70 ribu, masyarakat berharap Koperasi Desa Merah Putih menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus instrumen penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada tengkulak, rentenir, hingga pinjaman daring ilegal.

Pembentukan Kopdes Merah Putih didukung oleh pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 untuk mempercepat pembentukan koperasi merah putih di seluruh Indonesia, Percepatan pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan dan pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kopdes juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan pendapatan warga desa, memperkuat ketahanan pangan, dan memberdayakan sumber daya manusia lokal.
Kopdes diyakini dapat memastikan pemerataan pembangunan dan ketahanan ekonomi rakyat di tingkat desa/kelurahan, sehingga bantuan dan subsidi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain itu juga untuk ketahanan pangan dengan adanya Kopdes dapat berperan dalam distribusi kebutuhan pokok dan bantuan pemerintah, sehingga dapat memangkas rantai distribusi yang panjang dan meningkatkan efisiensi.

Pembentukan Kopdes Merah Putih terus mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa. Hal ini menunjukkan bahwa Kopdes Merah Putih diyakini sebagai solusi yang efektif untuk mengatasi krisis, meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi di tingkat desa.

 

Azmi Hidzaqi
Kordinator LAKSI

Berita Terkait

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues
PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh
Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!
UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum
Mahasiswa NTB Geruduk Kementerian ESDM, Desak Pemerintah Bongkar Stagnasi IPR
Dunia Industri Datang ke Sekolah: Siswa SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta Jadi Incaran BUMN
Ibu Muda Berjuang 12 Tahun Mencari Keadilan Atas Lelang Fiktif Bank Mega, Indikasi Diduga Pemalsuan Tanda Tangan Pada APHT
Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:36 WIB

Polres Pasaman Barat Bersama Pemda dan Pertamina Gelar Sidak Distribusi BBM Bersubsidi di Sejumlah SPBU

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:59 WIB

Pemkab Pasbar Tampung Aspirasi Dokter Spesialis, Hari ini Layanan RSUD Kembali Normal

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:29 WIB

Antisipasi Aktivitas PETI, Petugas Gabungan Menggelar Patroli Ke Kecamatan Gunung Tuleh

Senin, 1 Juni 2026 - 11:38 WIB

Bupati Bersama Forkopimda Sidak 2 PKS di Gunung Tuleh

Senin, 1 Juni 2026 - 05:15 WIB

Kapolres Pasaman Barat bersama Ketua DPRD Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:29 WIB

Bupati Pasaman Barat meminta PKS Tidak menurunkan Harga TBS Secara Sepihak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:00 WIB

Usai Pesta Sabu-Sabu, Empat Lelaki Diamankan Polisi di Kampung Cubadak Pasaman Barat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIB

Pemkab Pasaman Barat Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI Capaian WTP ke-10

Berita Terbaru