Ketika Jalan Harapan Dibuka dari Desa Ara: TMMD Ke-127 Menyatukan TNI dan Rakyat

MUHAMMAD BASRI

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:52 WIB

50226 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BARA NEWS-BULUKUMBA
– Pagi itu, Rabu (12/7/2023), Lapangan Sepak Bola Dusun Maroanging, Desa Ara, tak seperti biasanya. Rumput yang sehari-hari menjadi saksi anak-anak berlarian, hari itu berubah menjadi ruang kebangsaan. Barisan pasukan berdiri tegap, masyarakat berkumpul, dan harapan perlahan menemukan bentuknya.

Di tempat inilah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka. Bukan sekadar upacara seremonial, melainkan awal dari sebuah kerja panjang: membuka akses, menghubungkan desa, dan menghadirkan keadilan pembangunan.

Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, Kodim 1411/Bulukumba kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari pusat kekuasaan, tetapi dari desa-desa yang selama ini berjalan dalam sunyi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Ara dan Jalan yang Lama Dinanti

Bagi warga Desa Ara dan Desa Lembanna, jalan bukan hanya soal aspal atau pengerasan tanah. Jalan adalah akses ekonomi, jalur pendidikan, dan harapan hidup yang lebih layak. Selama bertahun-tahun, keterbatasan infrastruktur menjadi cerita yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

TMMD Ke-127 menjawab kebutuhan itu dengan nyata: perintisan dan pengerasan ruas jalan sepanjang 1.580 meter. Angka yang mungkin sederhana di atas kertas, namun bermakna besar bagi warga yang setiap hari harus berjuang melintasi medan sulit.

“Kalau jalan ini terbuka, hasil kebun tidak lagi tertahan, anak-anak tidak lagi terlambat ke sekolah,” ungkap salah seorang warga dengan mata berbinar, menyaksikan dimulainya TMMD.

Upacara yang Sarat Makna Kebersamaan

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf, sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia tidak hanya berbicara sebagai kepala daerah, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memahami betul denyut kebutuhan desa.

Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis yang selaras dengan arah pembangunan daerah, terutama dalam membuka keterisolasian wilayah dan mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis desa.

“TMMD adalah bukti bahwa negara hadir hingga ke pelosok. Bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Di sekeliling lapangan, berdiri jajaran TNI lintas satuan, unsur Polri, pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga pelajar. Sebuah pemandangan yang memperlihatkan Indonesia dalam skala kecil—beragam, bersatu, dan bekerja bersama.

TMMD: Lebih dari Sekadar Infrastruktur

TMMD Ke-127 tidak berhenti pada pembangunan jalan. Program ini menyentuh sisi paling manusiawi dari pembangunan. Dua unit rumah tidak layak huni direnovasi, lima sarana air bersih dibangun, penyuluhan digelar, pasar murah dihadirkan, hingga pengobatan gratis diberikan kepada warga.

Di tengah kegiatan, penyerahan bingkisan stunting dan sembako menjadi momen yang sunyi namun penuh makna. Di sanalah TMMD menunjukkan wajah aslinya: pengabdian tanpa jarak antara seragam dan rakyat.

Seorang ibu penerima bantuan tampak menunduk haru. Baginya, TMMD bukan program negara, melainkan pertolongan nyata yang datang tepat waktu.

Kemanunggalan yang Tumbuh dari Lapangan

Kehadiran prajurit TNI yang bekerja bersama masyarakat—mengangkat batu, membuka lahan, menyatu dalam peluh—menjadi potret kemanunggalan yang tidak bisa direkayasa. Inilah ruh TMMD: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat.

Program ini dijalankan berlandaskan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya tugas Operasi Militer Selain Perang, serta diperkuat oleh regulasi teknis TNI AD dan sinergi pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Namun lebih dari dasar hukum, TMMD berdiri di atas kepercayaan masyarakat.

Membangun Negeri dari Pinggiran

Ketika upacara berakhir pukul 10.15 Wita, TMMD Ke-127 justru baru dimulai. Pekerjaan fisik menanti, penyuluhan berjalan, dan harapan mulai bergerak perlahan dari desa menuju masa depan yang lebih terbuka.

TMMD bukan tentang siapa yang membangun, tetapi untuk siapa pembangunan itu dilakukan. Di Desa Ara, TMMD Ke-127 telah menanamkan satu pesan kuat: negeri ini dibangun bukan hanya dari kota, melainkan dari desa-desa yang selama ini setia menunggu.

Dan di lapangan kecil Dusun Maroanging, sejarah kecil itu mulai ditulis—oleh TNI, oleh pemerintah, dan oleh rakyatnya sendiri.

Pewarta. Basri

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 17:35 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru