Ustadz Sardi: Jauh dari Surga Orang yang Mengganggu Tetangganya

baraNews

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:54 WIB

50337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau, Kalimantan Barat — Umat Islam diajak untuk menjaga hubungan baik dengan tetangga dan memperhatikan hak-hak mereka dalam kehidupan bermasyarakat. Seruan itu disampaikan oleh Ustadz Sardi, usai Sholat Magrib di Masjid Al-Hikmah, Dusun Sadong, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Minggu (20/7/2025).

Dalam ceramahnya, Ustadz Sardi menyampaikan hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa seseorang tidak akan masuk surga apabila tetangganya merasa tidak aman dari gangguan atau kejahatannya.

“Hadits ini menekankan pentingnya memuliakan dan menjaga hak-hak saudara Muslim, termasuk tetangga,” ujarnya di hadapan jamaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Hikmah, Ustadz Sardi juga menggarisbawahi beberapa poin penting yang terkandung dalam hadits tersebut. Pertama, Islam menempatkan tetangga dalam posisi yang mulia dan wajib diperlakukan dengan baik. Kedua, setiap Muslim memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar. Dan ketiga, konsekuensi dari mengabaikan hal ini sangat berat, bahkan bisa berujung pada tertutupnya pintu surga.

“Gangguan kepada tetangga bukan hanya soal materi. Misalnya, memutar musik keras hingga larut malam juga merupakan bentuk gangguan, terlebih jika ada tetangga yang sedang sakit dan butuh ketenangan untuk beristirahat,” kata Ustadz Sardi.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar, memperkuat solidaritas sosial, dan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

“Menjaga ketentraman lingkungan bukan hanya tuntutan sosial, tetapi juga bagian dari keimanan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Percepat Akses Dua Desa, TNI dan Warga Herlang Kompak Plester Talud Jembatan Beton Garuda
Hubungkan Tiga Desa, TNI dan Warga Kajang Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Kasdim 1411/Bulukumba Pimpin Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil TA 2026
 Profesor Sutan Nasomal Dalam Konferensi Kerja Tekankan Kesejahteraan Guru Aceh Singkil Selaku Dewan Pakar PGRI
*BANGGA! SISWI SMPN 8 BULUKUMBA HARUMKAN NAMA DAERAH DI OLIMPIADE MATEMATIKA NASIONAL 2026*
Kapolres Bulukumba Silaturahmi ke Ketua MUI, Mohon Doa dan Dukungan untuk Pelaksanaan Tugas
TNI dan Warga Gotong Royong Cor Tiang Jembatan Penghubung Desa Tugondeng-Pataro di Herlang
TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bulukumpa

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Respons Hercules soal Kericuhan Pascademo DPR dan Komunikasi dengan Habib Bahar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Video Lama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kembali Viral di Tengah Sorotan Terhadap GRIB Jaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Dorong Kepengurusan yang Efektif demi Pelayanan Organisasi yang Lebih Optimal

Berita Terbaru