Fauzan Fadel Muhammad Diduga Gelapkan Dana Miliaran Rupiah, Kuasa Hukum Desak Polisi Bertindak Tegas

baraNews

Selasa, 10 Juni 2025 - 17:09 WIB

50735 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta  – Kasus dugaan penggelapan dana senilai Rp 1 miliar yang menyeret nama Fauzan Fadel Muhammad, mantan Direktur PT. Gema Maritim Energi, kini menjadi perhatian publik. Tak hanya karena nilai kerugian yang cukup besar, kasus ini juga menyita perhatian karena Fauzan adalah putra dari seorang pejabat tinggi negara.

Agustinus Nahak, SH, MH, selaku kuasa hukum dari korban yakni PT. Gema Maritim Energi dan Dimas Adi Prayudi selaku komisaris perusahaan, menyampaikan desakan keras agar Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan segera mengusut tuntas perkara ini. Laporan polisi telah dilayangkan dengan nomor LP/B/3133/X/2024/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

“Modus yang dilakukan sangat rapi dan patut diduga dirancang untuk mengaburkan jejak. Dana yang berasal dari internal perusahaan awalnya ditujukan untuk kerja sama dengan PT. Makaya Cipta Energi,” jelas Agustinus kepada media di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dana tersebut justru diduga dialihkan untuk kepentingan pribadi Fauzan. Lebih lanjut, dua sertifikat Hak Milik (SHM) yang dijadikan jaminan kerja sama, disebut-sebut telah dibaliknamakan ke atas nama Fauzan. Ini membuat kepemilikan atas aset berupa tanah dan bangunan yang sebelumnya milik perusahaan, kini berpindah secara ilegal.

“Ini bukan sekadar soal uang, ini soal manipulasi aset dan itikad buruk untuk menguasai milik perusahaan. Ini bentuk penggelapan dan penyalahgunaan jabatan secara terang-terangan,” tambah Agustinus.

Isu ini semakin sensitif karena Fauzan diketahui merupakan anak dari pejabat publik. Agustinus menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh goyah atau bersikap pilih kasih.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kami minta kepolisian bertindak profesional dan transparan dalam menangani perkara ini. Tidak ada orang yang kebal hukum di negara ini,” tegasnya.

Menurut informasi yang dihimpun, kasus ini sudah berlangsung sejak tahun 2021, namun baru mencuat ke permukaan setelah korban merasa tidak ada itikad baik dari Fauzan untuk mengembalikan dana ataupun aset yang telah dialihkan. Upaya mediasi internal telah dilakukan berulang kali, namun berujung buntu.

Agustinus juga menyebut akan segera melayangkan laporan tambahan ke beberapa lembaga pengawas dan penegak hukum lain seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komnas HAM, guna memastikan kasus ini tidak berakhir di tengah jalan.

“Ini bukan hanya soal penggelapan, tapi juga tentang integritas institusi hukum kita. Kalau aparat bisa ditekan hanya karena pelaku anak pejabat, maka kita semua sedang berada di ujung kehancuran keadilan,” kata Agustinus.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyelidikan. NPLO Network akan terus mengawal kasus ini dan menghadirkan informasi terkini kepada publik.

Laporan: Tim NPLO

Berita Terkait

PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung
Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 23:34 WIB

Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 07:13 WIB

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis

Selasa, 22 September 2026 - 07:11 WIB

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:52 WIB

Wujud Sinergitas, TNI dan Warga Gantarang Bulukumba Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:50 WIB

Genjot Pembangunan Jembatan Garuda, TNI dan Warga Herlang Bulukumba Kompak Gotong Royong

Senin, 21 September 2026 - 03:47 WIB

Sinergi TNI-Rakyat, Koramil 1411-03/Kajang dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda

Sabtu, 19 September 2026 - 08:11 WIB

Tingkatkan Akses Antardesa, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Berita Terbaru