Tak Layak Disebut Jurnalistik, Agus Kliwir Sentil Media “Copas”

baraNews

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:23 WIB

50170 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Fenomena maraknya pemberitaan yang tidak memenuhi standar jurnalistik, kini mendapat sorotan tajam dari CEO perusahaan pers, Agus Kliwir.

Ia menilai saat ini banyak media hanya mengejar kecepatan publikasi, tanpa memperhatikan kualitas informasi yang disajikan kepada publik.

Menurut Agus Kliwir, karya jurnalistik seharusnya dibangun di atas fakta yang jelas, narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memenuhi unsur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar jurnalistik yakni konsep 5W1H yang meliputi what, who, when, where, why, dan how. Ia menyebut, tanpa memenuhi unsur

Informasi tidak dapat disebut sebagai produk jurnalistik yang profesional. Media, kata dia, memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat

Dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.“Ketika itu fakta, maka harus disuarakan sesuai narasumber dan memenuhi kaidah 5W1H,” tegas Agus Kliwir kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Seorang direktur perusahaan media, tidak hanya sebatas mengelola organisasi atau bisnis perusahaan Pers.

Lebih dari itu, pemimpin media harus memastikan setiap rubrik pemberitaan, agar tetap berpegang pada etika pers serta profesionalisme.

Menurutnya, kualitas berita sangat bergantung pada integritas pemimpin media, dalam menjaga standar jurnalistik yang berlaku.

Fenomena copy paste (copas) berita yang kerap terjadi di sejumlah media digital. Praktik tersebut dinilai merusak marwah profesi wartawan

Karena, tidak melalui proses peliputan, verifikasi, maupun konfirmasi kepada narasumber.“Kalau berita itu hanya copas dan bukan hasil kerja jurnalistik, maka itu bukan pewarta independen,” tuturnya.

Agus Kliwir yang juga menjabat Direktur Utama PT. MNS Grub Pers dan CEO PT. SMGC menilai kondisi tersebut, menjadi tantangan serius bagi dunia pers di era digital saat ini.

Banyak media baru bermunculan dengan kecepatan publikasi yang tinggi, namun tidak semuanya menjalankan prinsip dasar jurnalistik secara benar.

Padahal, kata dia, media memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi yang bertugas menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Agus Kliwir juga aktif mendorong profesionalisme perusahaan pers serta pentingnya legalitas media.

Ia menilai setiap perusahaan pers, harus mematuhi standar organisasi pers serta regulasi yang berlaku.

Agar ekosistem pers tetap sehat dan kredibel. Menurutnya, integritas pemimpin media sangat menentukan arah pemberitaan.

“Pers harus berdiri di atas fakta, bukan sekadar mengejar kecepatan publikasi tanpa verifikasi,” ujar Agus Kliwir.

Pernyataan tersebut, sekaligus menjadi pengingat bagi insan pers. agar tetap menjaga marwah profesi jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital yang semakin cepat.

Dia berharap perusahaan media tetap menjadikan etika, profesionalisme, serta keakuratan informasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dengan demikian, media tidak hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga penjaga kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar di ruang digital”, pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung
Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 07:16 WIB

Wujud Sinergitas, Personel Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Selasa, 22 September 2026 - 07:13 WIB

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis

Selasa, 22 September 2026 - 07:11 WIB

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:52 WIB

Wujud Sinergitas, TNI dan Warga Gantarang Bulukumba Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:50 WIB

Genjot Pembangunan Jembatan Garuda, TNI dan Warga Herlang Bulukumba Kompak Gotong Royong

Senin, 21 September 2026 - 03:47 WIB

Sinergi TNI-Rakyat, Koramil 1411-03/Kajang dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda

Sabtu, 19 September 2026 - 08:11 WIB

Tingkatkan Akses Antardesa, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Berita Terbaru