Kebakaran Bawah Tanah Menganga di Palangka Raya, Karhutla Kalimantan Kian Tak Terkendali

baraNews

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:23 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah memasuki fase paling berbahaya. Tidak hanya membakar permukaan, api kini menjalar di bawah tanah dan menciptakan lubang-lubang api yang sulit dipadamkan di wilayah Palangka Raya.

Berdasarkan informasi, fenomena kebakaran bawah tanah itu terdokumentasi dalam tiga fase yang menggambarkan betapa masifnya karhutla yang terjadi. Dari udara, kobaran api berwarna oranye terlihat memotong rapatnya tutupan hutan dengan kepulan asap kelabu pekat yang menyelimuti kawasan. Di permukaan, bara api menyala merah di bawah lapisan gambut, menandakan pembakaran subsurface yang terus menjalar.

Fenomena tersebut terjadi di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pada dokumentasi terbaru yang beredar pada 15 Oktober 2026, terlihat seorang petugas dengan helm putih yang dilengkapi lampu kepala dan masker respirator berjongkok di dekat lubang api yang menganga. Tulisan besar di lokasi menyebut Lubang Api Bawah Tanah Karhutla Kalimantan, penanda bahwa kebakaran gambut tidak lagi kasat mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran bawah tanah merupakan jenis kebakaran paling sulit ditangani dalam kasus karhutla. Api dapat bertahan berminggu-minggu di dalam lapisan gambut kering, merambat tanpa terlihat, dan sewaktu-waktu menyembul kembali ke permukaan ketika angin dan suhu mendukung. Kondisi ini membuat upaya pemadaman manual nyaris sia-sia tanpa hujan deras dan peralatan khusus.

Situasi ini memicu keprihatinan luas. Di tengah kabut asap lintas provinsi yang mulai dirasakan hingga wilayah lain, harapan akan turunnya hujan menjadi satu-satunya sandaran. Doa agar hujan yang mengguyur Aceh dapat bergeser ke Kalimantan pun bermunculan, mencerminkan keputusasaan warga menghadapi krisis lingkungan yang berulang setiap tahun.

Kejadian di Palangka Raya ini kembali menegaskan lemahnya pencegahan karhutla di lahan gambut. Tanpa penegakan hukum yang keras terhadap pembakar lahan dan tanpa pengelolaan gambut yang serius, lubang api bawah tanah akan terus menjadi bom waktu yang mengancam kesehatan, penerbangan, dan keberlangsungan hidup masyarakat Kalimantan. (*)

Berita Terkait

Empat Petugas Gugur Saat Padamkan Karhutla di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
Fenomena Sungai Kapuas Mengering, Warga Sekadau Manfaatkan Hamparan Pasir
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Duren Sawit, Puluhan Bangunan Hangus Terbakar
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya
Dari Penolakan hingga Dugaan Pelanggaran, Proyek Tower Batununggal Kian Mengundang Tanda Tanya
Jumat Berkah XTC Indonesia Kota Cirebon, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat
Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Mobil SUV Angkut Puluhan Jeriken BBM Diamankan Satpol PP, Modus Penimbunan Bersubsidi Terbongkar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Babinsa Bonto Barua Laksanakan Puldata Ter, Perkuat Pembinaan Wilayah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Dimasak dengan Cinta, Polres Bulukumba Sajikan Menu Sehat dan Lezat di Jumat Berkah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Dukungan Mengalir, DPD HWK Bulukumba Solid Dukung Nirwan Arifuddin Jadi Ketua DPD Golkar*

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Polres Bulukumba Turunkan 167 Personel Polres dan Polsek Kawal Festival Pinisi 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:42 WIB

KLARIFIKASI POLRES BULUKUMBA TERKAIT MENINGGALNYA TERDUGA PELAKU PENCURIAN DI POLSEK KAJANG

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Kodim 1411/Bulukumba Salurkan Bantuan Air Bersih di Desa Tugondeng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:22 WIB

PEDULI DI TENGAH KEKERINGAN! KODIM 1411/BULUKUMBA SALURKAN BANTUAN AIR BERSIH UNTUK WARGA HERLANG

Berita Terbaru