Sekda Bitung Didesak Mundur, Aktivis Singgung Pemborosan Anggaran

REDAKSI SULUT

Jumat, 26 September 2025 - 13:02 WIB

50231 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG | baranews.com

Aktivis masyarakat Kota Bitung, Fernando Lengkong, melontarkan kritik tajam terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) setempat. Ia mendesak agar pejabat tinggi daerah tersebut segera mundur dari jabatannya secara terhormat tanpa harus menunggu masa pensiun.

Menurut Lengkong, sejumlah kebijakan yang dijalankan Sekda tidak mencerminkan keberpihakan kepada kepentingan publik. Salah satu yang disorotinya adalah besaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk jabatan Sekda yang disebut mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan. Jumlah ini dinilai tidak sebanding dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) maupun Upah Minimum Kota (UMK), serta kontras dengan kondisi pendapatan masyarakat Bitung yang masih terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Lengkong juga menyinggung dugaan penggunaan anggaran perjalanan dinas (Perjadin) untuk kepentingan pribadi, termasuk menghadiri acara pernikahan. Menurutnya, praktik semacam ini hanya menambah kesan pemborosan di tengah kebutuhan masyarakat yang masih mendesak.

“Di saat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, justru muncul kebijakan yang boros dan tidak peka. Ini jelas melukai rasa keadilan,” tegas Lengkong.

Ia menambahkan, desakan pengunduran diri merupakan langkah terhormat agar tidak menimbulkan gejolak lebih besar di kalangan masyarakat. “Kalau hal ini terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan masyarakat akan memilih turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya,” ujarnya.

Sejumlah pihak menilai kritik Fernando Lengkong adalah bagian dari kontrol sosial yang sah dalam sistem demokrasi. Namun demikian, publik juga masih menanti tanggapan resmi dari Sekda maupun Pemerintah Kota Bitung atas isu yang kini ramai diperbincangkan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Sekda Kota Bitung belum memberikan klarifikasi terkait desakan maupun tudingan yang disampaikan aktivis tersebut. Red

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 1411/Bulukumba Teguhkan Soliditas dan Kemanunggalan Bersama Rakyat
Wujudkan Akses Antardesa, Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda
Konstatering Tanah Desa Bira Rampung, Kuasa Hukum Hj. Malawati Tunggu Hasil Ukur BPN
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat
Wujud Sinergitas, Personel Koramil Gantarang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda
Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis
Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru